Kepala Pusat Vulkanologi: Merapi Krisis

Posted by admin | News | Wednesday 3 November 2010 9:54 pm

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Surono angkat tangan terhadap perilaku Gunung Merapi akhir-akhir ini. Tabiat Merapi jauh menyimpang dari perilakunya selama ini. Menurut pantauan Surono, sejak pukul 11.00 WIB Merapi kembali mengeluarkan erupsi berupa awan panas. Semburan awan panas dari perut magma berlangsung susul-menyusul rata-rata dua menit.

Namun, sejak pukul 14.27 WIB, semburan berlangsung terus-menerus. Bahkan, kata Surono, sampai pukul 16.09 WIB semburan awan panas baru berhenti. “Ini sangat-sangat istimewa. Ini baru pertama kali satu jam lebih semburan awan panas belum berhenti,” kata Surono. Surono menyebut Merapi dalam kondisi krisis. Ia tidak tahu kapan kondisi itu akan bertahan.

Menurut Surono, seharusnya sejak terjadi letusan eksplosif pada 26 Oktober lalu semburan awan panas semakin menurun. Semburan awan panas akan diiringi pembentukan kubah lava di puncak Merapi. Setelah itu, akan terjadi guguran lava dari kubah. Tapi tabiat Merapi sudah menyimpang dari semua itu. “Kekuatan letusan kali ini tiga kali lebih besar dari letusan 26 Oktober lalu,” kata Surono. Karena itu, Surono memperluas daerah rawan bencana dari 10 kilometer menjadi 15 kilometer.

Apa yang akan terjadi berikutnya? Surono angkat tangan. “Saya tidak tahu sama sekali,” kata Surono. Ia berharap, wedhus gembel alias awan panas tidak semakin besar. Surono hanya bisa memastikan status awas Merapi tidak akan dicabut segera. Makanya, ia meminta warga sabar di pengungsian masing-masing sembari mengamati perkembangan yang terjadi. “Saya tidak tahu, sekarang (Merapi) sudah krisis seperti ini,” kata Surono. Ia akan melihat kembali aktivitas kegempaan untuk memperkirakan apa yang akan terjadi.

Semburan awan panas ini membuat warga panik. Warga yang tinggal di posko pengungsian berlarian. Warga yang selama ini di luar daerah rawan bencana juga ikut panik. Mereka berbondong-bondong naik motor atau truk untuk menyelamatkan diri. Maklum, selain awan panas, erupsi kali ini disertai semburan debu yang tebal. Semburan awan panas dan debu itu mengarah ke segala arah. (DOR)

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

antabuse patient teachingventolin side effectshttp://flavors.me/reviolia